Guru dan Mantan Murid Digerebek Warga di Tulungagung

indototo.com,- Perbuatan salah seorang guru cantik SMK swasta di Kabupaten Tulungagung ini sangat tidak pantas untuk ditiru.

http://indototo.com

Pasalnya, guru cantik berinisial TA (36) ini digrebek oleh warga setelah kedapatan memasukkan pria lain yang bukan suami sah ke dalam rumah kontrakannya. Tamu pria tersebut adalah mantan anak didiknya di sekolah.

Dari informasi warga sekitar mengatakan, TA yang selama ini kontrak bersama suaminya di Kelurahan Jepun, Kecamatan Kota, Kabupatem Tulungagung ini diketahui sering menerima tamu pria saat suami tidak berada di rumahnya.

Suami TA sendiri diketahui bekerja di luar kota dan sebulan sekali pulang. “Warga sering melihat ada tamu pria masuk ke kontrakannya kemudian pintu langsung ditutup rapat.

Warga yang merasa geram melihat seorang pria yang masuk ke dalam rumah kontrakan tersebut sekitar pukul 19.30 Wib. Setelah ditunggu hingga malam, pria tersebut tidak juga keluar. Warga kemudian berinisiatif untuk mengetuk rumah TA dan menanyakan perihal kedatangan pria tersebut.
TA sempat menyangkal kedatangan tamunya itu, namun warga yang tidak percaya kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan seorang pria berinisial BS (21) sembunyi di tempat jemuran lantai dua.

http://indototo.com

Setelah itu, keduanya dimintai keterangan, keyakinan warga akan perselingkuhan keduanya terbukti setelah ditemukan percakapan perbuatan perselingkuhan layaknya suami istri dari handphone milik BS.

Saat diperiksa handphonenya ternyata ada ajakan dari pihak laki-laki untuk berhubungan intim, namun dijawab oleh pihak perempuan sedang menstruasi, tapi ini sudah menunjukkan jika ada niatan untuk itu.

Kapolsek Tulungagung, Kompol Mukalam membenarkan perisriwa tersebut, keduanya sempat dibawa ke Mapolsek Tulungagung. Namun karena menyangkut asusila, perkara ini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung. “Sudah saya limpahkan ke UPPA,” ujar Mukalam.

Saat ini, BS dan TT masih menjalani proses hukum di UPPA Polres Tulungagung. Namun Kepala UPPA, Ipda Retno Pujiarsih belum dapat memberikan penjelasan.